Cara Flash Samsung Galaxy Mini 2 dengan Stock DXLD1 Firmware

Cara Flash Samsung Galaxy Mini 2 dengan Stock DXLD1 | Posting Lainnya tentang Android, yah mau gimana lagi kan saya pake Android, sekalian daripada blog ini keburu bulukan (emangnya tahu XD) :D

Untuk sobat yang pakai Samsung Galaxy Mini 2 GT-S6500D, dan ingin melakukan "Penyegaran" dengan flashing ke stock firmware, unrooting, atau berpindah dari Cusrom ROM ke Stock ROM, disini saya akan share cara untuk flash Galmin 2 sobat ke stock firmware. Versi firmware yang saya share disini adalah versi DXLD1 Android 2.3.6 Gingerbread. Tapi jika firmware dengan versi terbaru sudah tersedia, saya akan menyediakannya di postingan yang berbeda.

Langsung aja deh ya..

Alat dan Bahan :

Langkah :
  1. Download file firmwarenya, total 200MB, lau extract sehingga terdapat file berextensi .tar.md5.
  2. Download Odin, kemudian Extract
  3. Install USB Driver
  4. Matikan Ponsel
  5. *Untuk yang hanya ingin melakukan unrooting dan pemulihan file system, sobat bisa lewati langkah ini.
    Masuk ke Recovery Mode dengan menekan Home+Power+Volume Up+Volume Down, lalu setelah masuk recovery, pilih wipe data/factory reset, lalu wipe cache, kemudian reboot. Setelah itu Lepas Baterai.
  6. Masuk ke Download Mode (Home+Power+Volume Down) ketika muncul warning tekan Volume Up, sambungkan Ponsel ke PC dengan Kabel Data
  7. Buka Odin yang sudah diextract, lalu klik pada kolom PDA, cari dan plih file firmware yang sudah diextract berextensu .tar.md5 tadi.
  8. Klik tombol START di odin.
NB :
  • Jika pada odin terdapat tulisan FAIL!, coba ganti PC sobat
  • Jika pada odin terdapat Tulisan STUCK di bagian SetupConnection di kiri bawah, update KIES, atau coba ganti PC sobat.
Sekian dari saya, selamat mencoba :D..

Tips Memilih Custom ROM Android

Tips Memilih Custom ROM Android | Duh kelamaan nangkring di grup Galmin 2 di facebook jadi lupa deh sama blog, mana unlimited modem mau abis lagi, so maaf ya.. sobat-sobat ^-^

Baik, untuk sobat yang Android-Freak pasti sudah tidak asing lagi dengan yang namanya Custom ROM di Android, tapi untuk yang baru tahu istilah Custom ROM ini, saya akan jelaskan disini..

Custom ROM Android adalah Firmware Android yang dimana file-file sistem dari Stock ROM device Android tersebut telah dimodifikasi  dan ditambah oleh pihak ketiga. Setiap Custom ROM dibuat untuk device yang berbeda-beda. Beberapa diantara Custom ROM yang terkenal di kalangan pengguna Android adalah CyanogenMod dan MIUI. ada banyak pula custom ROM yang dibuat oleh developer lainnya yang dibuat untuk device tertentu.

Keuntungan dari menginstal Custom ROM Android adalah meningkatnya performa device, seperti bertambahnya clockspeed CPU berkat terinstalnya kernel khusus, dan terpasangnya script khusus untuk meningkatkan speed device. dan Tampilan yang bagus tentunya, hehehe..

Nah, supaya kita lebih nyaman dalam menggunakan Custom ROM Android, ada sedikit tips yang bisa sobat terapkan, diantaranya :
  1. Lakukan Backup dari device via Recovery Mode. Ini berguna bila sobat ingin kembali ke ROM sobat sebelumnya jika ada masalah dengan Custom ROM atau sobat tidak puas dengan apa yang diberikan oleh Custom ROM yang sobat gunakan. Gunakan Clockworkmod Recovery untuk melakukan Backup device sobat. Setiap device menggunakan Clockworkmod Recovery yang berbeda, sobat bisa googling untuk mencarinya.
  2. Bacalah Detail dari Custom ROM yang akan digunakan. Ada banyak ROM yang bagus secara tampilan Visual namun masih banyak menyimpan Bug didalamnya. Baca juga detail cara penginstalan demi menghindari hal yang tidak diinginkan setelah Menginstal Custom ROM. Jangan lupa bertanya kepada ahlinya bila ada hal yang ingin ditanyakan mengenai Custom ROM tersebut.
  3. Aplikasi Bawaan. Beberapa Custom ROM menyediakan aplikasi tambahan namun banyak juga yang dibekali aplikasi yang serupa dengan yang disediakan Stock ROM dan membuang aplikasi yang disediakan oleh Stock ROM. Contohnya Custom ROM Super Light untuk device Samsung dimana ROM tersebut menghapus aplikasi yang tidak diperlukan (biasanya bawaan Samsung) seperti SamsungApps dan ChatON.
  4. Pastikan fitur Custom ROM yang disediakan sesuai dengan anda. Tidak semua fitur yang disediakan Custom ROM akan terpakai oleh pengguna. Terlebih lagi blia ROM tersebut dibekali Fitur Advanced.
  5. Perhatikan apakah ROM tersebut sudah Deodexed. ROM Deodexed adalah ROM dimana file *odex yang tersimpan pada partisi Sistem telah terintegrasi langsung dengan aplikasi sistem. ROM yang seperti ini cocok bila sobat hobi melakukan Theming pada aplikasi bawaan, selain intu ROM ini membuat Partisi /system lebih lega. Kebanyak ROM telah dilengkapi dengan App dan Framework yang Deodexed.
  6. Root dan Busybox. Kebanyakan Custom ROM telah memiliki fasilitas ini. Kedua hal ini merupakan hal yang wajib ada pada setiap Custom ROM. Ini agar hak akses ke sistem menjadi lebih mudah.
  7. Perhatikan Base Firmware dari Custom ROM tersebut. Karena pada dasarnya Custom ROM adalah pengembangan dari Stock ROM dengan firmware tertentu, usahakan base firmware dari Custom ROM tersebut sama dengan Base dari Stock ROM. Misalnya Custom ROM untuk device Samsung yang akan digunakan menggunakan base firmware DXLD1, maka pastikan Base firmware dari Stock ROM Samsung yang digunakan adalah DXLD1 pula.
  8. Siapkan Mental. Dengan menginstal Custom ROM maka sobat bertanggung jawab atas kerusakan yang mungkin terjadi pada device sobat.
Mungkin cuma itu yang bisa saya jadikan saran, Selamat ber-Custom ROM-ria.. :D..

Cara Root Samsung Galaxy Mini 2 S6500/S6500D

Cara Root Samsung Galaxy Mini 2 | Kenapa yang jadi subjek disini Samsung Galaxy Mini 2?? Ya karena saya pakai Samsung Galaxy Mini 2, dan Tuts yang satu ini Work dengan mulus di Samsung Galaxy Mini 2 tipe GT-S6500D Saya.

Sekilas mengenai root HH Android, Rooting ini adalah upaya pengguna Android untuk mendapatkan hak akses penuh kedalam sistem Android, dalam hal ini kedalam direktori sistem Android. Ibarat kita masuk ke folder C:\Windows di komputer Windows kita dan memodifikasinya sesuka hati.. Nantinya anda bisa melakukan berbagai aktifitas yang membutuhkan ponsel Android yang sudah di-root, seperti Backup File dan modifikasi Sistem. Namun perlu diingat juga bahwa rooting ponsel Android bisa menyebabkan Garansi HH kita Void atau tidak berlaku sampai kita melakukan Unrooting.

Sip, tanpa pakai lama lagi, langsung saja kita ke TKP.

*UPDATE : File-file yang diperlukan dan juga cara rooting saya rubah demi kemudahan penggunaan :)

Bahan-bahan :
  • Odin3.zip. download DISINI
  • clockworkmod-jena-5.2.0.8.tar.md5. download DISINI
  • Root Galmin2.zip, download DISINI
Pertama, Instal dulu CWM di di HH Galmin 2 sobat. 
  1. Download clockworkmod-jena-5.2.0.8.tar.md5 dan Odin3.zip dari link diatas.
  2. Extract Odin3zip, lalu buka Odin3 v1.85.exe di folder yang sudah diextract.
  3. Matikan HP. Sambungkan dengan kabel USB ke PC, lalu masuk ke Downloadmode dengan menekan Power+Home+Volume down
  4. Di Odin 3, letakkan clockworkmod-5.0.2.8.tar.md5 yang sudah didownload pada bagian PDA.
  5. Tekan tombol Volume Up pada HP kemudian klik tombol START pada odin
  6. Setelah selesai, maka HH akan reboot dengan sendirinya dan CWM telah terinstal.
Kedua, proses rooting.
  1. Download Root Galmin2.zip dari link yang sudah disediakan, lalu masukkan ke sdcard (Memori Internal)
  2. Matikan HP, masuk ke Recovery Mode dengan menekan Power+Home+Volume Up +Volume Down.
  3. Pada Recovery Mode, pilih Install zip from sdcard, kemudian pilih choose zip from internal sdcard, lalu cari dan pilih file Root Galmin2.zip yang sudah dimasukkan tadi. Setelah itu pilih Yes.
  4. Tunggu prosesnya hingga selesai dan reboot HH anda.
Ini dia hasilnya setelah Galmin 2 sobat di-root, terdapat aplikasi Superuser.


Untuk mencoba apakah rooting berhasil silahkan download software backup seperti Titanium Backup dan Root File Browser dari Google Play.

*DO WITH YOUR OWN RISK, saya tidak bertanggungjawab atas kerusakan yang terjadi setelah Galmin 2 sobat di-root.

Sekian posting saya mengenai cara root Samsung Galaxy Mini 2.

Selamat mencoba dan semoga berhasil!.. :D..

Cara Mendownload File .APK dari Google Play ke PC

Cara Mendownload File APK dari Google Play ke PC | Belum beli paket data untuk Smartphone Android sobat? atau koneksi internet di Android Sobat lelet? ingin download APK dari Google Play ke PC Sobat? Disini saya akan bagi tahu caranya.
Cara ini lumayan reliable, saya sendiri sudah mencobanya untuk tambah-tambah aplikasi di Samsung Galaxy Mini 2 saya. ini juga berguna jika sobat ingin punya file mentahan aplikasi android untuk diinstal kemudian hari dalam keadaan tertentu, seperti Smartphone di root, hard reset, atau situasi lainnya.

Dan disini software yang akan dibahas adalah software Real APK Leecher. Sebenarnya, di google chrome sobat juga bisa menggunakan plugin APK downloader, namun agar lebih universal, saya akan membahas menggunakan software ini saja.

Langsung saja ke prosesnya :

1. download Real APK Leecher DISINI. Aplikasi ini membutuhkan Java agar bisa berfungsi, dan bagi yang javanya belum terinstall silahkan download DISINI.
2. Install Java Runtime Environment-nya bila belum, lalu extract dan buka file Real APK Leecher.exe.
3. Setelah Real APK Leecher dibuka, untuk pertama kalinya sobat akan memasukkan e-mail dan password yang biasa sobat gunakan untuk masuk Google Play (biasanya Gmail) dan Device ID Android sobat. Untuk Device ID sobat bisa mengeceknya dengan menggunakan Gtalk Service Monitor. Cukup tekan *#*#8255#*#*.
4. Nah sekarang sobat tinggal menggunakan Search Box yang ada di pojok kanan , dan aplikasi yang diinginkan akan tampil. tingal klik kanan aplikasi yang ingin di download, lalu klik Download this App.
5. Sekarang tinggal copykan APK yang sudah didownload tadi ke smartphone android sobat, bisa dengan menghubungkan Mass Storage ke PC melalui USB atau Bluetooth.

Mudah kan?

Sekian postingan tentang Cara mendownload file APK ke PC, semoga bisa membantu.

selamat mencoba.. :D...

Tips Maksimalkan Smatrphone Android untuk Pemula

Tips Maksimalkan Smatrphone Android untuk Pemula | Kopas.. hehehehe... :D

Apakah smartphone Android Anda hanya memiliki memori kecil, lambat dan boros baterai? Tips berikut akan membantu Anda mengatasai masalah tersebut. Setelah mengikuit setiap langkah yang kami berikan ini Anda bahkan bisa install sekitar 75 aplikasi.

Yang masing-masing 1MB dan masih memiliki storage sisas 15MB. Anda juga akan mendapatkan smartphone Android Anda lebih responsif dan baterai bisa bertahan 1 hingga 2 hari.

1. Disable wifi dan bluetooth

Anda cukup menggeser jari dari atas layar ke bawah dan memilih ikon Wifi/Bluetooth, ata anda juga bisa install WiFi OnOff widget. Setelah install dari Android Market, tekan dan tahan pada homescreen, pilih “Widget” lalu “WiFi OnOff”. Aktifkan WiFi jika Anda benar-benar memerlukannya. Untuk memastikan Anda tidak lupa mematikan WiFi saat tidak ada sinyal WiFi, install WiFi status. Anda tidak harus menjalankan aplikasi ini karena aplikasi ini akan bekerja saat terinstall.

Anda juga perlu disable Bluetooth saat tidak membutuhkannya. Jangan lupa juga untuk disable GPS meski tidak begitu penting karena GPS hanya memerlukan daya baterai saat aplikasi seperti Google Maps dijalankan.

2. Disable sync

Sejumlah low-end Android smartphone menjadi tidak responsive selama proses sinkronisasi. Jika itu terjadi pada Android smartphone Anda maka Anda bisa disable Sync secara default dan mengaktifkannya secara manual menggunakan AutoSync OnOff.

3. Sync hanya pada calendar Anda

Buka Calendar, pilih Menu > More > My calendars > Menu > Remove calendars. Pilih semua calendars kecuali calendar pribadi Anda lalu klik OK. Dengan mengatur Calendar Anda tidak hanya akan menghemat pemakaian memori tetapi sinkronisasi juga akan bisa lebih cepat. Jangan hanya disable calendar lain tetapi juga perlu untuk remove calendar tersebut.

4. Sync hanya pada inbox

Sejumlah pengguna Android smartphone memilih tidak menggunakan Gmail app karena tidak cukup efektif saat harus menerima ratusan email per hari. Tapi jika Anda menggunakan Gmail app, sinkronisasikan hanya pada inbox saja, tidak semua label. Untuk mengaturnya bukan Gmail app, pilih Menu > Settings > Labels. Sync pada angka mimimum dari hari dan label.

5. Disable on-screen keyboard

Disable on-screen keyboard melalui Settings > Locale & text > Android keyboard. Ini akan membuat ponsel lebih responsif. Hal ini hanya bisa dilakukan jika Anda memakai smartphone Android yang memakai phisical keyboard.

6. Kurangi screen brightness

Install free Brightness Level widget. Tetapi tidak menututp kemungkinan setting ini juga bisa ditemukan pada menu > Settings.

7. Matikan proses yang tidak terpakai

Install TasKiller dan matikan semua proses yang tidak Anda butuhkan. Android secara otomatis akan mematikan proses saat RAM melambat tapi hal itu biasanya terlmbat dilakukan karena ponsel telah terlanjur melambat. Sebagian besar Android keluaran terbaru sudah dilengkapi dengan task manager bawaan jika anda sedang malas untuk download.

8. Reboot

Jika kekurangan memory atau ponsel menjadi sangat tidak responsif, cobalan rebooting.

9. Pindahkan konten ke /cache atau SD card (untuk expert)

Sejumlah tips di atas bisa Anda lakukan dengan aman dan dijamin tidak membahayakan ponsel Android Anda. Tapi jika Anda masih kekurangan memory maka perlu rooting ponsel Android Anda sehingga akan tersedia lebih banyak memory. Lakukan dengan dengan cara memindahkan konten ke /cache atau SD card.

Semoga tips di atas bisa membantu Anda para pengguna Android smartphone pemula sehingga Android devices Anda bisa befungsi optimal.

Sumber : 
http://baguspost.blogspot.com/2012/10/tips-maksimalkan-android-untuk-pemula.html

Ini dia 7 Smartphone Android Tangguh

7 Smartphone Android Tangguh | Ponsel sudah menjadi bagian hidup suatu individu saat ini. Telebih lagi smartphone yang memberikan lebih banyak fasilitas yang dapat memanjakan penggunanya. Untuk mereka para pekerja berat, petualang, atau orang yang gemar melakukan perjalanan outdoor, mereka membutuhkan ponsel yang bisa diandalkan dalam kondisi apapun, bahkan saat hujan ataupun kendala cuaca lainnya.

Menjawab kebutuhan tersebut, kini produsen pun berusaha memenuhinya dengan merilis ponsel-ponsel tangguh, Bahkan kini pun merambah ke ranah ponsel berbasis Android. Kali ini saya akan membahas 7 Smartphone tangguh berbasis Android yang beberapa diantaranya sudah tersedia di pasar Indonesia.

Yo Wes Lah, Ini dia 7 Smartphone Android Tangguh :

1. Sony Ericsson Xperia Active


Smartphone ini masuk kedalam jajaran smartphone XPERIA dari Sony Ericsson dengan nama asli Sony Ericsson ST17i. Ponsel ini dilengkapi dengan Flashlight (lampu senter) dan sudah tersertifikasi IP67 untuk ketahanan terhadap air dan debu selama 30 menit pada maksimal kedalaman 1 meter. OS yang digunakan adalah Android 2.3 Gingerbread dan direncanakan dapat diupgrade ke 4.0 Ice Cream Sandwich. Untuk Multimedia dan suara, SE Active ini dibekali Sony xLOUD Enhancement (mirip DNSe pada Samsung), CPU 1 GHz Scorpion dan juga chip grafis Adreno 205. Smartphone ini saat ini tersedia di Indonesia dan dibanderol dengan harga sekitar Rp. 2,5 Jutaan.

2. Sony Xperia Go


Satu lagi Smartphone Android XPERIA tangguh namun yang satu ini tercipta setelah Sony berpisah dengan Ericsson.  Dari desain, Smartphone ini dikatakan lebih tipis dari pendahulunya yaitu Xperia Active.
Ponsel ini pun tersetifikasi IP67 untuk ketahanan dari debu dan pasir selama 30 menit pada kedalaman maksimal 1 meter. Smartphone ini menggunakan Android 4.0 Ice Cream Sandwich dan menghadirkan mesin multimedia Sony BRAVIA engine dan mesin grafis Mali-400. Ponsel ini pun menggunakan CPU berkekuatan 1GHz dari NovaThor(TM) Cortex A9. Bedanya, Smartphone ini sudah menggunakan memori internal sebesar 8 GB dibandingkan Xperia Active yang masih 1 GB.
Belum ada kabar kapan smartphone bernama asli ST27i ini akan dirilis di Indonesia, namun Saat ini tersedia di India dan Inggris dengan harga masing sebesar Rs. 18.999 dan 230 Pundsterling atau sekitar Rp. 3 jutaan.

3. Samsung Galaxy Xcover


Samsung yang saat ini menyandang gelar sebagai produsen ponsel yang sudah mengalahkan Nokia pun tidak mau kalah untuk merilis Smartphone Android Tangguh. Dengan nama asli Samsung GT-S5690, Smartphone ini menggunakan OS Android 2.3 Gingerbread, prosesor 800 MHz tanpa kartu grafis, internal 150 MB dan 512 MB RAM, DNSe Sound Enhancement dan lagi lagi sertifikasi IP67 yang membuktikan ponsel ini tahan air dan debu hingga 1 meter dalam waktu 30 menit.
Kabar mengatakan bahwa ponsel ini tidak jadi dirilis di Indonesia, mungkin ini sebabnya saya belum pernah menemukannya di pasaran selama ini. Varian Xcover dari Samsung yang hadir di Indonesia justru adalah produk feature phone Samsung C3350.

4. Motorola Defy Mini


Smartphone ini adalah salahsatu dari serial Defy, Android tangguh dari Motorola. Tersedia dua varian, XT320 (single SIM) dan XT321 (dual SIM) Dibekali processor 600 MHz, GPU Adreno 200 (untuk XT321), RAM dan ROM 512 MB, Dust-water Resistance (entah itu tersertifikasi IP67 atau tidak) dan Layar anti gores Corning Gorilla Glass. Keduanya menggunakan OS Android 2.3 Gingerbread. Smartphone ini sudah hadir di Indonesia dngan kisaran harga Rp. 1,9 Jutaan.

5. Motorola Defy XT


Versi jangkung daripada Defy Mini. Dengan layar 3,7 Inch, Corning Gorilla Glass anti gores, internal 1GB dan RAM 512MB, dan Tersertifikasi IP67, pastinya tahan air dan debu hingga kedalaman 1 meter dalam waktu 30 menit. menggunakan OS Android 2.3 Gingerbread.
Smartphone ini juga sudah tersedia di pasar Indonesia dengan harga sekitar Rp. 2,5 Jutaan.

6. Casio Gz'One Commando


Smartphone ini masuk jajaran ponsel tangguh Gz'One dari produsen asal jepang Casio. Smartphone ini menggunakan OS Android 2.3 Gingerbread, layar 3,6 inch TFT Capacitive, Memori internal 1GB dan 512 MB RAM plus memori eksternal microSD yang sudah disertakan dengan memory sebesar 8GB dan dapat ditambah hingga 32 GB. Masih juga tersertifikasi IP67 agar bisa tahan air pada kedalaman 1 meter untuk 30 menit, namun tidak hanya itu, Smartphone ini juga tersertifikasi MIL-STD-810G untuk ketahanan terhadap kelembapan, radiasi solar, kejut dari kendaraan, hujan, debu, garam, getaran dan panas.
Casio Gz'One Commando saat ini diproduksi dan tersedia untuk pasar Amerika Serikat untuk Operator CDMA Verizon Wireless. Pembelinya diberikan kontrak selama 2 tahun dan harganya mencapai sekitar US$400.

7. Kyocera Hydro


Satu lagi produsen Jepang yang mengeluarkan ponsel Android Tangguh. Kyocera Hydro atau Kyocera C5710 menggunakan OS Android 4.0 Ice Cream Sandwich, layar dengan teknologi IPS Capacitive, Prosesor 1 Ghz, memori internal 2GB plus 512 MB RAM, GPU Adreno 205, dan tersertifikasi IP67 untuk bisa bertahan dalam air dan debu maksimal kedalaman 1 meter dalam waktu 30 menit pastinya. Namun tidak hanya IP67, smartphone ini juga sudah tersertifikasi IPX5 dan IPX7.
Ponsel ini dirilis di Amerika Serikat untuk operator CDMA Boost Mobile pada dengan harga sekitar US$130 atau Rp. 1,2 Jutaan. Cukup murah dibanding Motorola Defy Mini yang berharga Rp. 1,9 Jutaan.

Tertarik? Pasti.. Siapa yang tdiak ngiler dengan kemampuannya untuk bisa bertahan dibawah air dan didalam tumpukan debu hingga waktu 30 menit? bagi anda yang sangat aktif di luar rumah, anda disarankan memilih smartphone tangguh seperti diatas, tentunya masih banyak varian-varian lainnya yang mungkin sudah tersedia di pasaran kita dan yang mungkin anda sukai.

Install OS Android di PC atau Notebook

Install OS Android di PC atau Notebook | Saat ini smartphone dan tablet berbasis Android sedang menjadi incaran para pemburu gadget saat ini. OS mobile ini memiliki fitur yang seabreg dan kini sudah banyak aplikasi yang mendukungnya. Tapi kini OS Android pun sudah tersedia bagi mereka yang ingin menginstalnya PC. Tentu saja ini akan menarik dan membuat penasaran bagaimana Android bisa dijalankan di PC.

Tentunya pengalaman yang lebih menarik akan terasa bila anda mempunyai tablet ber-prosesor Intel/AMD atau PC dengan monitor Touchscreen..

Baik.. tanpa buang waktu langsung saja kita tengok cara-caranya..

Langkah pertama, download file .ISO Android berikut (versi yang diinginkan terserah anda)

Donut >> Download
Froyo >> Download
Gingerbread >> Download
Honeycomb >> Download
Ice Cream Sandwich (ICS) >> Download

Langkah kedua, ikuti petunjuk instalasi ke harddisk pada video berikut.

Langkah ketiga, instal ke PC. Anda bisa menggunakan satu diantara 2 media berikut:
  • Menjalankan secara virtual menggunakan VirtualBox. Pilihan ini tergolong lebih aman, karena tidak akan menghapus OS yang saat ini anda gunakan.
  1. Download dan install VirtualBox di PC anda.
  2. Jalankan VirtualBox, klik New, klik Next.
  3. Tulis pada nama OS "Android" (atau sesuai selera) pada OS Type, pilih Linux pada dropbox Operating System, dan Other Linux pada dropbox Version. Klik Next
  4. Pilih Base memory size 256 MB, klik Next.
  5. Pada dialog baru yang muncul, centang checkbox Startup Disk, pilih option Create new hard disk, klik Next.
  6. Pilih Option VDI (VirtualBox Disk Image), klik Next.
  7. Pada Storage Details, pilih option Fixed Size,  klik Next.
  8. Pada seksi Size, atur ukuran ke 8,00 GB atau sesuai selera, klik Next, kemudian klik Create.
  9. Klik Create pada dialog Create new virtual machine.
  10. Double-Klik pada VM Android yang baru saja anda buat.
  11. Pada First Run Wizard, klik Next.
  12. Klik ikon Browse (gambar folder) dan pilih file .ISO yang sudah didownload, kemudian klik Start.
  13. Ikuti petunjuk yang ada pada proses instalasi, atau ikuti video diatas untuk lebih jelasnya.
  • Install langsung ke harddisk fisik PC anda. Pilih metode ini jika anda ingin me-multiboot OS yang sekarang anda pakai, atau jika tidak ada OS lain terinstal di PC anda.
  1. Burn file .ISO yang sudah anda download kedalam CD, atau Download Universal USB Installer.
  2. Jika anda mendownload Universal USB Installer, Jalankan, lalu klik I Agree. Jika menggunakan CD, lanjutkan ke nomor 4.
  3. Pada Dropbok dibawah Step 1, pilih Android-x86. Kemudian Klik Browse, lalu cari file .ISO yang sudah didownload. Pada Dropbox dibawah Step 3, pilih drive letter USB flashdisk anda. Klik Create. setelah selesai klik Close.
  4. Restart Komputer, masuk ke bios setup saat tampilan "Press DEL to run Setup" (tombol DEL bisa diganti sesuai dengan merek motherboard/PC yang anda pakai)
  5. Pada menu BIOS, pilih "Boot" atau "Advanced BIOS Setting" (tergantung motherboard) pilih "Set Boot Device Priority" ubah 1st Boot device ke CD-ROM atau USB-HDD. tekan F10 kemudian pilih Yes.
  6. Ikuti petunjuk yang ada pada proses instalasi, atau ikuti video diatas untuk lebih jelasnya.
Setelah semua langkah dari satu diantara metode berikut diikuti, anda kini bisa menikmati Android berjalan di PC anda. Anda tinggal menjelajahi aplikasi-aplikasi bawaan yang tersedia atau mendownload aplikasi anda sendiri.

Selamat mencoba.. :-D

Android vs BlackBerry : Pilih yang mana?

Android vs BlackBerry, Pilih yang mana? | Banyak orang-orang di Internet saling adu mulut tentang gadget smartphone mana yang paling bagus, baik di Facebook , Kaskus/forum-forum, ataupun media sosial lainnya. Ada juga orang yang masih menggunakan featurephone atau basic phone ingin beralih ke smartphone, atau pun beralih dari satu unit samrtphone ke smartphone lain namun bingung ingin memilih antara yang saat ini banyak digunakan : Android dan BlackBerry, sehingga mereka pun meminta pencerahan di internet. Disini saya akan membantu menjawab kebingungan mereka akan hal tersebut.


BLACKBERRY

Dari Segi Hardware

Mayoritas perangkat BlackBerry hadir dalam varian full-QWERTY namun juga sudah tersedia varian tertentu yang menggunakan layar sentuh atau kombinasi keduanya. Full Qwerty keyboard akan sangat memudahkan bagi anda yang tidak biasa atau kesulitan dalam mengetik dengan keyboard touchscreen.
Namun, bagi anda yang gemar ber-videocall, videochat, berfoto atau bahkan bercermin dengan menggunakan front camera, BlackBerry sebaiknya bukan menjadi pilihan anda karena tidak ada BlackBerry yang memiliki front camera.
Selain itu, Blackberry pun dikenal boros baterai, padahal penggunaanya semata-mata terlebih hanya untuk BBM-an dibanding fungsi lainnya. Bahkan OS keluaran terbarunya yaitu BB-OS7 di ketahui lebih boros baterai dari varian-varian dengan OS versi sebelumnya.

Dari Segi Software 

BlackBerry OS, dan software yang dikembangkan untuknya, berbasis closed-source sehingga hanya RIM dan para perusahaan pembuat softwarenya yang bisa tahu source codenya. Adapun Apps yang disuguhkan melalui BlackBerry AppWorld (toko Aplikasi BlackBerry) sebagian besar aplikasi berbayar. Itupun apps terlebih dahulu diverifikasi di server RIM untuk kemudian di download di perangkat.
Dan kebanyakan aplikasi tersebut (yang mungkin membutuhkan akses internet) dirancang agar aplikasi tersebut mengirimkan data ke server RIM terlebih dahulu. Hal inilah yang membuat setiap app BB tidak terlepas dari kewajiban berlangganan paket terlebih dahulu.
Terlebih lagi, aplikasi diinstal tepat di memori internal, dan dengan cara apapun tidak bisa diinstal ke memori eksternal. Apalagi mengingat terbatasnya memori internal perangkat. Akibatnya, BB rentan akan hang atau crash.

Dari Segi Penggunaan Tarif

BlackBerry sangat tergantung dengan Paket BIS (BlackBerry Internet Service). Apapun aplikasi yang membutuhkan akses data bahkan peta (BlackBerry Maps) mewajibkan anda berlangganan paket ini terlebih dahulu.
BIS ditawarkan dengan berbagai pilihan paket oleh operator dengan kisaran harga yang berbeda-beda tiap paket. Itupun dibatasi fungsinya. Misal anda pelanggan Telkomsel dan menggunakan BB, dan berlangganan paket BB Lifestyle Rp. 2000,-/hari. Paket tersebut hanya bisa anda gunakan untuk BBM, Email, dan Social Networking. Sedangkan paket Full Service yang sudah bisa digunakan untuk Streaming, Download, dan USB Modem dikenakan harga sekitar Rp. 100.000,- lebih.
Jika Anda tidak berlangganan paket ini, anda tidak bisa apa-apa selain melakukan panggilan atau mengirim SMS, tidak lebih baik dari ponsel Low-end.


ANDROID

Dari Segi Hardware

Mayoritas perangkat berbasis Android Berbentuk Full Touch/Slate namun ada juga yang tersedia dalam Full QWERTY+Touch Bar/Slider. Bentuk ini sangat disukai oleh banyak orang bahkan bentuk serupa juga dihadirkan pada feature phone.
Perangkat Android tidak hanya terfokus pada satu merek saja, ada banyak produsen yang menyuguhkan smartphone dengan OS ini, baik itu Samsung, Motorola, Sony Ericsson (sekarang Sony) HTC, Huawei, bahkan produsen Ponsel lokal macam Cross Dan Nexian. Jadi anda bebas memilih merek apapun sesuai budget dan keinginan.
Dan dengan harga termurah, anda akan mendapat kelebihan yang sama dengan smartphone Android High-End, terutama pada Android lokal. Kelebihannya akan terasa jika anda memilih Android High-end dengan tersedianya front camera, Kecepatan 3G HSDPA yang lebih cepat dan masih banyak lagi.

Dari Segi Software

Baik Android maupun aplikasi yang dikembangkan untuknya berbasis open-source, sehingga, baik perusahaan pengembang software atau hardware, bahkan pengguna rumahan pun bisa mengetahui source codenya. Dan jika terjadi hang/crash, diserang virus, atau kerusakan lainnya, tersedia Custom OS, yaitu OS Android yang dimodifikasi dengan tambahan fitur tertentu bahkan lebih baik dari OS yang pre-installed.
Aplikasi yang disuguhkan Android Market (toko aplikasi Android, sekarang Google Play Store) sebagian besar gratis, dan langsung diinstal tanpa ada verifikasi terlebih dahulu. Apps diinstal melalui perantara koneksi internet ataupun WiFi.
Kekurangannya yaitu sebagian app yang ada di market ada yang diserang virus, sehingga anda harus selektif dalam memilih aplikasi, dan mengunduhnya sesuai kebutuhan. Penggunaan anti-virus sangat disarankan untuk mengecek apakah app yang akan didownload terkena virus atau tidak.

Dari Segi Penggunaan Tarif

Untuk bisa menggunakan internet dan aplikasi yang bergantung padanya, anda cukup membeli paket unlimited sebagai mana anda membeli paket untuk modem. Dengan itu anda bisa mendapatkan manfaat maksimal dari Android anda. Ditambah lagi, tidak ada batasan fitur yang disebabkan harga yang murah sekalipun. Jika paket internet habis, pulsa regular anda gantinya.
Dan untuk Navigasi GPS anda cukup mengandalkan pemancar GPS built-in yang tersedia tanpa takut kehabisan pulsa.
Asyiknya lagi, Anda pun bisa memakai trik internet gratis seperti pada Symbian.


KEDUANYA DALAM SEGI INSTANT MESSENGER

Baik BlackBerry maupun Android memiliki fitur IM yang bervariasi seperti Yahoo! Messenger, WhatsApp, Nimbuzz, eBuddy, dan lainnya.
Namun BB memiliki app IM sendiri yaitu BBM atau BlackBerry Messenger, dan sepertinya hanya ini yang dicari user BB, di Indonesia terutama. Padahal WhatsApp, Line, Viber, Catfiz, dan Nimbuzz misalnya, bisa dihubungkan dengan pengguna yang menggunakan akun yang berbeda, tepatnya universal IM atau cross-platform. Dan pilihan aplikasi-aplikasi IM tersebut lebih banyak jika anda menggunakan Android.

Jadi, Manakah yang menurut anda lebih baik? kalu saya sendiri melihat Android lebih baik Dari BlackBerry, baik dari segi aplikasi maupun fitur lainnya yang ada dan juga dalam hal penggunaan data, dan sifat OS-nya yang bersahabat baik dengan pengguna awam maupun yang Techno Freak.